TAWANAN CINTA
'Ku hanya seorang pujangga
yang memeluk Doa-doa.
Bintang-gemintang
menggeliat dalam dada
Menanti pintu langit
mengetuk-ngetuk perasa.
Berkelana mencari keadilan
dalam diri
membebaskan tawanan
cinta suci.
Oh nyai Rati
kakimu-kakiku
berdansa-dansa sebelum
fajar terbit,
sebelum matahari berisinar di
alam semesta ini,
Sebelum rembulan meghiasi
langit dan bumi.
Ibu jari nyai Rati menitipkan
seberkas puisi
yang berjudul
Mimpi.
_N. Adam
Yogyakarta, 2021
0 komentar:
Posting Komentar