Seorang pujangga
memeluk malam dengan
hati pelipur-lara.
Buku-buku lembaran baru
dengan lugu matamu,
Dan
di malam minggu
mengetuk-ngetuk pagi lalu,
membisu dengan hati kelise
tak menentu.
Oh Malam..
Apalah semua arti cinta
kalau sudah tak bernyawa,
apalah kata sepotong hati
kalau semua menjadi luka.
Cinta dan agama
saling ikrar suci,
saling mengecup kening hati,
melengkapi bukan dicuci.
_N. Adam
Yogyakarta, 2021
0 komentar:
Posting Komentar