Mata lara indoneia
mati tampa rasa, generasi muda
bernari-nari di depan kaca-kaca,
memutar-mutar jari-jemarinya,
mati suri otaknya.
Di sudut-sudut warkop
tak lagi membicarakan ejaan
Sansekerta,
semua buta dengan cinta,
semua gila dengan manisnya dunia.
Sumpah pemuda,
darah muda,
tak lagi nyata.
_N. Adam
Yogyakarta, 2021
0 komentar:
Posting Komentar