Rabu, 08 Desember 2021

PUISI UNTUK LAURA

PUISI UNTUK LAURA 

Sepotong tanya
di malam gelap gulita,
keadilan berfatwa 
Asa.

Mentalisme bernari-nari,
otak kanan otak kiri 
berlayar di pintu-pintu mimpi.

Toxic: racun kehidupan
memanggil-manggil kata sayang,
manis,
menimang ketidak warasan.

Rangkulan kata,
menimang luka, bersandar pada 
Raja-raja 
tameng tahta.

Cukup Tuhan
Memeluk mata.
Duka.

_N. Adam
Jakarta, 2021

Share:

0 komentar:

Posting Komentar