PUISI
BULAN JULI
di tuangkan dalam gelas asmara
main menu rasa di hati bulan Juli jelita
Cinta dimakan pendidikan negeri
Konoha.
Oh anak tunggal muda
sadarkah kau
malam sudah berlalu
sadarkah percikan sastra sudah di kumandangkan di malam gelap gulita
Sadarkah kalau waktu akan berganti
wajah kusutmu?
Lihatlah awan mendung di wajahmu
yang mengelilingi bola matahari
di matamu
lihatlah bawah mimpi basahMu
sudah berlalu di makan debu
Dan
Lihatlah
Puisi bulan Juli menatap mata
kakimu yang dibasuh dengan seribu
rindu.
IBU.
_N. Adam
Madura, 2022
0 komentar:
Posting Komentar