Hembusan nafasmu
'ku jadikan secangkir puisi,
'ku hirup dengan sajak
yang disenangi embun pagi
Siti.
Sepotong malam 'ku lalu
'ku titip rindu padamu,
'ku raba-raba dadamu yang melekat
di dinding kamar 'ku.
Dan
Mimpi-mimipi menyelimuti
alam bawah sadarKu
dengan sengaja kau lemparkan
senyum lalu
aku tertidur pulas
dengan kakimu
Kini.
_N. Adam
Yogyakarta, 2021
0 komentar:
Posting Komentar