Hujan di ranting malam
mengetuk-ngetuk jendela kamarKu lalu
Tubuh menggigil tak bertuan, mata keriput tua doa berbaris-baris didepan cakrawala
Memohon tuk membuka pintu maafnya.
Rintikan hujan terus berdatangan
Memeluk mata yang tak berhenti mencium dosa
Ranting malam terus berlalu
memanggil-manggil namamu
oh ke kasih
Maafkan Aku!
_N. Adam
Kalbar, 2023
0 komentar:
Posting Komentar