SURAT KECIL UNTUK
RADEN ADJENG KARTINI
'Ku bacakan
surat kecil di depan wajah
rembulan yang pilu ini
'Ku bacakan
secangkir puisi di pintu-pintu langit saat negeri berduka, dan 'ku sebut namamu setiap bait-bait doa, cinta dan luka.
Kartini:
Di pagi ini
bisakah kau saling lempar senyum dengan anak-anakmu
bisakah kau tersenyum sesaat saja melihat surat kecilmu di potong-potong oleh filem dewasa
dan lihatlah anakmu telah mati suri
di kamarnya sendiri.
Kartini:
Lihatlah bagaimana anakmu sekarang
lihatlah bagaimana cara mereka menyimpan luka,
penjajah yang tak terlihat mata makin meraja lela.
Kartini:
'Ku titip surat kecil padamu
yang berisi rindu dan perjuangan!
_N. Adam
Yogyakarta, 2022
0 komentar:
Posting Komentar