Jumat, 25 Maret 2022

PACITAN

PACITAN

Senyum yang tersisa di bibirmu 
malam yang ditemani dingin sikapmu
tak mampu 'ku bendung dengan lintasan selatan 

Pacitan.
Arah angin yang membawa rindu 
mengetuk-mengetuk hati tuk bersua atas nama cinta 
kini pengertian 

adalah segelanya.
Aku tak tahu dengan takdir 
aku tak tahu dengan kepastian cinta
cuma aku tahu kalau berusaha adalah sebuah perjalanan tuk membahagiakan 

sepotong hati.
Bersamamu cinta aku
hidup.

_N. Adam
Pacitan, 2022

Share:

0 komentar:

Posting Komentar